Berita.

Public Expose PT. Cottonindo Ariesta Tbk.

PT Cottonindo Ariesta Tbk mengadakan acara Pubex atau Public Expose pada hari Kamis, 13 September 2018 di Hotel Harris- Convention Festival City Link, yang berada di JL. Peta No.241, Bandung. Acara Pubex berkaitan dengan rencana perusahaan yang akan melakukan Go-Public untuk melepaskan sebagian sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Acara Pubex diselenggarkan setelah mendapatkan “pra-efektif” dari pihak regulator yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dalam acara Pubex Cottonindo ini dihadiri juga oleh penjamin emisi efek yakni UOB Kay Hian Sekuritas, KAP Johan Malonda Mustika & Rekan, profesi penunjang seperti BAE, PT Adimitra Jasa Korpora, KJPP Felix & Rekan, Kantor Notaris Mayasari SH. Perusahaan juga mengundang sejumlah pihak baik institusi maupun perorangan yang memiliki potensi untuk menjadi investor saham bila mana Cottonindo Ariesta melantai di pasar bursa saham di dalam waktu dekat. Bapak Marting Djapar selaku founder dan Direktur Utama perusahaan memberikan kata sambutan yang menjelaskan alasan perusahaan melakukan Go Public. Pak Marting Djapar mengatakan bahwa Cottonindo Ariesta memiliki sejumlah peluang bisnis yang bagus kedepannya dan memiliki latar belakang bisnis yang kokoh selama ini, sehingga dengan mengadakan Go Public, akan membuat perusahaan semakin berkembang dan bertumbuh maju. Beliau melihat pasar untuk Cottonindo masih terbuka sangat luas dan Indonesia akan bertumbuh sebagai perekonomian nya lebih maju legai di masa yang akan datang.  

Presentasi paparan bisnis dalam Pubex ini dilakukan oleh Bapak Fransiskus Toni selaku Vice President Director dan merangkap sebagai Finance Director Pak Toni menjelaskan sejumlah langkah yang akan diambil oleh Cottonindo untuk memajukan perusahaan dalam waktu dekat dan jangka menengah serta jangka panjang. Pak Toni mengatakan, sekalipun saat ini kondisi pasar modal terlihat kurang kondusif, namum demikian Pak Toni optimis, saham – saham yang akan dijual ke publik akan disambut dengan baik oleh investor pasar modal di Indonesia. Pak Toni juga mengatakan bahwa Cottonindo adalah perusahaan yang unik, dan memiliki keunikan khusus bukan saja di Indonesia, bahkan di Asia Pasifik. Perusahaan memiliki basis pasar retail yang kuat di Indonesia dan pasar institusi di Asia Pasifik. Cottonindo memiliki pelanggan tetap di sejumlah negara seperti Myanmar, Philipina, Australia, Hongkong, Taiwan, Vietnam dsb. Pak Toni justru melihat peluang ekspor akan meningkatkan pendapatan perusahaan kedepannya dan menambah kokoh di lini ekspor kesejumlah negara di Asia Pasifik. Setelah melakukan Go Public, Cottonindo juga akan menambah produk-produk kapas kesehatannya dan mengembangkannya di pasar Indonesia. Perusahaan akan mengembangkan pabrik yang kedua di daerah Subang Jawa Barat juga dan akan mengembangkan produk ekspor sehingga dapat mendatangkan lebih banyak devisa untuk Indonesia.  

Pihak penjamin emisi efek, yaitu UOB Kay Hian Sekuritas yang diwakili oleh Bapak Agoes Halim menanggapi pertanyaan mengenai prospek ke depan saham Cottonindo yang ber-initial “KPAS”, mengatakan bahwa kinerja saham “KPAS” akan bertumbuh sejalan dengan bertumbuhnya fundamental perusahaan yang semakian berkembang dan semakin meningkat di waktu mendatang.